Relationship Officer, secara harfiah:
Relationship adalah Hubungan, Pertalian, Persahabatan.
Officer adalah Karyawan, Pegawai.
Itulah pertama kali Saya menyimpulkan arti kata Relationship Officer ketika Saya mengikuti job interview di salah satu Bank Nasional di Negeri ini. Yah, intinya sih suatu pekerjaan dimana job desc-nya adalah menjaga relasi atau hubungan, baik itu intra-perusahaan ataupun inter-perusahaan. Setelah mengetahui maknanya Saya sangat senang karena sangat cocok dengan karakter Saya [Perhaps] yang sangat senang berteman, memperluas network, dan bertemu banyak orang.
Akan tetapi, setelah benar-benar melakukan tahap interview Saya bingung dan kagok karena pertanyaan yang diajukan oleh pewawancaranya bukan tentang hubungan ataupun relationship melainkan tentang perkreditan. Duarrrr!! [kaget!]. Fyuhhhh! Perkreditan!!!? Sungguh jauh dari apa yang Saya bayangkan sebelumnya. Dunia yang sama sekali asing bagi Saya [FYI, background kuliah Saya adalah Teknik Industri].
Pertanyaan pertama, “Apa yang Anda ketahui tentang Kredit?”. Tau apa jawaban Saya?? Saya menjawab Kredit itu dengan pengertian Kartu Kredit [gyaaaaaaa!! Malu Sayaaaa!]. Untungnya para pewawancara mengarahkan Saya bahwa maksud pertanyaan tersebut adalah kearah Kredit Usaha, dengan raut wajah merah karena malu Saya meminta maaf. Berharap dengan bersembunyi dibalik background Teknik kebodohan dari jawaban Saya dimaklumi. [hahaha!] Kemudian Saya dengan sukses mengarang bebas menjawab pertanyaan demi pertanyaan tentang perkreditan sambil dalam hati berharap wawancara ini cepat berlalu. Dan ternyata doa Saya terkabul. Keluar dari ruang wawancara Saya benar-benar pesimis terhadap hasil dari test tersebut. Kemudian berusaha melupakan peluang kelulusan Saya di Bank tersebut.
Selang beberapa hari, Saya diberi kabar bahwa SAYA LULUS ke tahap selanjutnya. [Hwaaaaaaa!] Rasanya tidak percaya lho, tapi ternyata benar adanya.
Ternyata, dari tahapan test selanjutnya Saya dapat informasi bahwa Relationship Officer itu nama lainnya adalah Credit Analyst. Jadi, Relationship Officer bekerja menganalisis kelayakan usaha dari Perusahaan/Perorangan yang akan mengajukan kredit ke Bank. Dimana kelayakan tersebut dilihat dari 5C yaitu Character, Capability, Capital, Condition of Economy, Collateral.
[hahahaha!] ternyata agak jauh ya dari yang Saya bayangkan sebelumnya. Yah, ada kaitannya bahwa Relationship disini adalah penghubung antara Kreditur (Bank) yang memberikan pinjaman dan Debitur (Perusahaan/Perorangan) yang mendapatkan pinjaman dari Kreditur (Bank).
Semoga tidak ada lagi yang salah makna seperti ini nantinya.
Ama Berkata:
on Maret 27, 2009 at 2:35 pm
hohohho,, ternyata begitu cerita dibalik wawancara itu.
Hmm,,
miz u viii…
Vivilicious Berkata:
on Maret 27, 2009 at 10:51 pm
iya maaa…
amaaaaaaaaaaaaaaaaa…
kangennnnnnnnnnnnn…
:’(
dian Berkata:
on Mei 12, 2009 at 7:09 pm
apa aja yg ditanyakan ketika interview RO ?
Vivilicious Berkata:
on Mei 15, 2009 at 11:39 pm
Halo dian, maaf baru dibales niiy.. pada saat test yg ditanya :
–apa yang diketahui tentang kredit?
–apa itu kredit usaha?
–apa fungsi atau tujuan penyaluran kredit?
–apakah kita suka bermain curang?
–apakah kita pernah mengalami disekeliling kita perbuatan curang tersebut? setujukah kita? dan apa reaksi kita?
–hal-hal teknis seperti suku bunga kredit dll.
Dan pertanyaan tentang perbankan dan alasan mengapa kita mau bekerja di perbankan ataupun kredit perbankan..
Maaf kalo ada beberapa pertanyaan yang terlewat yaa..
Salam kenal..
dwie Berkata:
on Mei 30, 2009 at 12:18 pm
hi.. salam kenal…
mba.. gimana dah kerja lom disana ? soalnya aku juga ada panggilan untuk relationship officer di GE Money ? cuma aku masih ragu… kalau udah kerja as ro, ceritain dong sedikit menganai kerjaannya.. thanks yaa..
Vivilicious Berkata:
on Juli 19, 2009 at 5:42 pm
Salam Kenal juga ya MBA DWIE..
Maaf nih udah lama ga ngunjungin blog ini..
Mmm, alhamdulillah sudah nyemplung disini nih, walaupun masih dalam tahap pendidikan dan pelatihan..
Mmm, tentang jobdesc-nya RO insya Allah dalam waktu dekat akan ditampilkan..
Tapi mungkin diriku bisa sharing sedikit, kerja RO itu penuh tantangan, ga statis hanya dibelakang meja karena seorang RO harus mencari debitur, melakukan pemantauan terhadap debitur dan juga jaminan dari debitur tersebut.. Nah, hal ini yg bikin kerja RO menjadi dinamis, –bolak/balik indoor-outdoor–
semoga cocok yaaa mbaa..
ita Berkata:
on Agustus 4, 2009 at 1:21 pm
hi,vivi… wah thanks bgt ni udh nulis mengenai ro di blog km, ak br mw apply di bagian ro,jd dpt gmbarn mengenai ro. btw, ro emg kerjanya dimanis? bs tlg dijelasin lbh lanjut ga yg di mksd dg dimanis itu? misalnya apa qt hrs ke kantor2/mencari seseorang yg berminat untuk kredit di bank tsb/seperti apa mksd dimanisny?*takut slh pemahaman
thanks b4 y
Nanda Berkata:
on Oktober 1, 2009 at 7:53 am
Hai mba..
Perkenalkn sy nanda, sy juga seorang RO pada sebuah Bank Nasional.. Dikantor saya, RO adalh marketing funding mba.. Beda lagi ya? Emang sih mba, tiap perusahaan mengaplikasikan RO berbeda2 jobdesc nya.. Btw, ^_^ sukses ya mba..
ASTRI Berkata:
on November 8, 2009 at 11:26 am
Hai mbak…aku astri, Boleh ga minta sedikit sharing tentang pekerjaan mbak sekarang??
Untuk mencari seorang/beberapa debitur itu, apakah kita yang harus mencarinya sendiri ato emang sudah disediain dari perusahaan tinggal kita yang contact mreka??Trus suka dukanya boleh ga diceritain mbak??RO sama ga si mbak dengan marketing?Biar ada sedikit tau tentang itu karena kebanyakan orang berpandang klo marketing itu pekerjaan yang susah untuk dilakukan….???makasi mbak..moga sukses ya buat kerjanya…