Life Lessons

I Do Love Drama, But I’m Not A Drama Queen

Alhamdulillah. Week-end ini berakhir dengan.. WONDERFUL. Absolutely wonderful.๐Ÿ™‚

Ih kenapa pake di-share sih?

Hihi. Pengen aja matahin kesimpulan sendiri yg bilang bisa produktif nulis kalo lagi galau. (Penting banget, Ciiyn..)

Trus bahagianya karena apa?

Simpel aja kok. Karena masalah yg bikin galau kemaren pelan-pelan simpulnya terurai. (Asik!)

Hidup mah gitu yah, masalah datang dan pergi. Ga ada kebahagiaan yg abadi begitupun kesedihan. Kebetulan banget aku tipe yang ga suka drama kalo lagi ada masalah, termasuk juga kalo lagi sakit. Ga tahan aja gitu berlama-lama dengan hal yg negatif. Jangankan di diri sendiri, ada orang lain yg bawa aura negatif aja pasti langsung ditepis.

Iya, kalo di lingkaran terdekat biasanya berusaha dikasih masukan positif dulu, kalo bisa ya kita tetap bisa di lingkaran yg sama. Kalo ga bisa dikasih saran, atau itu yg punya masalah terlalu powerful mending menjauhi lingkaran tsb. Ga mau deh ketularan aura negatif.

Percayalah aura negatif itu menular, begitu juga aura positif. Gimana gak dongkol bisa satu lingkaran dengan seseorang yg menebar aura negatif, coba? Lah kita aja mati-matian menghalau problem kita dengan berbagai cara supaya ga jadi drama berkepanjangan yg meluluhlantakkan hati, situ maen tebar-tebar aura negatif sembarangan.

OK, I am not that bad, biasanya kalo orang tsb posisinya lebih powerful diusahakan kasih masukan pelan-pelan, masih ga mempan juga atau karena hatinya sudah membatu biasanya dikasih sindiran halus lewat quotes atau cerita-cerita ringan, masih ga bisa juga ya terpaksa dihindari tapi tetap berdoa semoga Allah membuka dan melapangkan hatinya dari hal-hal buruk yg berkepanjangan. And it works, hari-hariku pun tak terganggu dari rentetan keluh yg tak berujung.

Sadarlah, Dear. Gak cuma kamu yang punya masalah dalam hidup ini. Pernah denger quote bagus yang intinya bilang: “Dear problem, you are big but my Allah is bigger than you!” Itu kalimat sering jadi alat sugesti diri pada saat udah drop karena masalah. Dan, selama ini percaya bahwa setiap kesakitan yg kita lalui insya Allah, Allah akan ganjar dengan terhapusnya dosa-dosa kita. โ€œTidaklah seseorang muslim ditimpa keletihan, penyakit, kesusahan, kesedihan, gangguan, kegundah-gulanan hingga duri yang menusuknya, melainkan Allah akan menghapuskan sebagian dari kesalahan-kesalahannyaโ€. (HR. Bukhari no. 5641). Dan “Tidaklah Allah menciptakan suatu penyakit kecuali Dia ciptakan penawarnya” (HR. Bukhari). Juga sadar bahwa “Bersama kesulitan ada kemudahan” (Qs. 94:6) dan “Allah sebaik-baik penolong” (Qs. 3:173).

Selain itu, sambil berdoa, sambil mencari root cause dan solusinya, sambil pula cari pengalih ke hal-hal positif. Jauhi drama. Umm. Drama boleh sih ya tapi pilih drama korea aja deh umumnya endingnya cepet. (Hihi teteup!)

Jadi, anda-anda semua kalo lagi galau mau drama yang mana? Pilih drama korea/jepang dengan plot yang cepat dan cepet ketemu happy ending? Pilih drama india plot lambat tapi dihadapi dengan tari-tarian ๐Ÿ’ƒ? ๐Ÿ˜œ Atau drama turki/telenovela latin/sinetron indonesia yg pemeran antagonisnya jahatnya ga masuk akal dan pemeran utamanya yang mau-maunya tertindas dan berlama-lama dengan kesedihan sambil nunggu keajaiban dateng bawa pangeran berkuda putih nyelesain masalahnya? Haha. Last option is definitely not me!

Yuk dada bubbye, Problemo! ๐Ÿ™‹

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s